642 Honorer Diangkat, 86 Gagal PDF Cetak Surel
Sebanyak 86 tenaga honorer yang mengikuti rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2006 harus gigit jari. Di saat rekannya berjumlah 642 orang menerima surat keputusan (SK) sebagai CPNS, tetapi mereka tidak. Diduga, tidak tercantumnya mereka menjadi CPNS karena saat pemberkasan persyaratannya kurang lengkap.

Ke-86 yang gagal itu kemarin langsung mendatangi gedung DPRD setempat. Mereka wadul ke wakil rakyat untuk memperjuangkan nasibnya menjadi abdi negara dan abdi masyarakat. Kedatangannya mereka disambut sejumlah anggota komisi A yang membidangi masalah pemerintahan dan hukun.

Samsudin, perwakilan 86 honorer, mengaku, sudah menempuh seluruh prosedur pemberkasan sesuai aturan yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Artinya, mereka yakin lolos dan diangkat tahun ini. Namun, mereka heran kenapa tidak menerima SK seperti yang dialami 642 honorer yang telah dinyatakan lolos. "Persyaratan kami ini sama seperti yang lain. Seluruh berkas sudah kami serahkan," ujarnya.

Pria yang juga tenaga pendidik SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek ini menuturkan, jika memang ketidaklengkapan berkas jadi masalah, pihaknya meminta kebijakan khusus dari pemerintah daerah. Dia minta kelanjutan nasibnya kepada bupati sebagai pembina kepegawaian untuk memperjuangkannya. "Harapan kami seperti itu. Kami mohon bupati lebih bijak," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek I Gede Siama menjelaskan, tidak turunnya SK CPNS 86 honorer di lingkup Pemkab Trenggalek disebabkan berkas para honorer itu tidak sesuai dengan PP Nomor 48 tahun 2005 maupun PP Nomor 43 tahun 2007 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. Dengan kata lain, lanjut Gede, berkas tidak lengkap (BTL). Misalnya, tempat bekerja di swasta, gaji bukan dibayar dari APBD dan masih banyak lagi. "Keterangan yang kami terima seperti itu," papar Gede.

Gede menambahkan, BKD tidak mempunyai kewenangan sedikit pun atas turun atau tidaknya SK CPNS. Keputusan sepenuhnya berada di tangan BKN. BKD hanya bertugas menyampaikan. Namun, kondisi seperti itu, belum sepenuhnya final. Sebab, keputusan terakhir di tangan pembina kepegawaian dalam hal ini bupati. "Mudah-mudahan saja masih ada jalan keluar," tukas Gede.

Hal senada diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Kholiq. Pihaknya meminta kepada para honorer yang sementara gagal agar kembali melengkapi berkas sesuai aturan yang ditentukan. Jika memang sudah mentok, pihaknya akan meminta kebijakan bupati sebagai pemegang kebijakan tertinggi. "Karena ini menyangkut nasib orang banyak, kami akan mengusahakan secara maksimal," imbuh Kholiq.

Sedang di tempat terpisah, Bupati Soeharto langsung menyerahkan SK CPNS kepada 642 honorer di pendapa sekitar pukul 09.00. (JP)
Comments (8)
  • udin
    tolong cpns 2009/2010 untuk D2 PAI diberi kuota karena masih banyak lulusan D2
    di trenggalek
  • Bejo Utomo.SP
    semua berebut jadi PNS, yuk bangun trenggalek dengan gali potensi yang ada.
    banyak kerjaan yang bisa kita manfaatkan. SDM dan SDA trenggalek belum tergali
    dengan maksimal
  • Anonymous
    :( kabeh pengen dadi PNS, enakan macul halllaallan toyyiban
  • LSM FORMASI
    weh-weh,tak tunggu buktine,aku wis bolak balik ngluncurke surat nek poro
    pengambil kebijakkan, konco2 sing sertifikasi GTT 07, wah nek didelok tk PP 43
    masuk kriteria paling Nduwur.tak enteni buktine CO ????pak guru, bu guru Teladan
    wis ngeteni 37 Guru.Kang Kholiq piye kang. Sharing maneh ta.tak enteni
    undangane.konco2 formasi ape gw kejutan nek diknas
  • Gani Dumas  - urun rembuk
    :zzz :zzz :?

    Untuk Kejaksaan Trenggalek banyak pejabat yang nakal bagi-bagi proyek, tolong di
    tindak lanjuti.....
  • Gani Dumas  - urun rembuk
    8) :upset Ternyata di kabupaten Bumi Menak Sopal masih buanyak warganya yang
    kurang mendapatkan perhatian dari APBD, banyak jalan rusak...banyak warga yang
    kurang mendapatkan air bersih, banyak petani yang tidak bisa mendapatkan pupuk
    sesuai dengan kebutuhannya, tapi aneh hampir semua pejabat pemerintahan dan
    anggota dewan kaya raya...piye cah ?
  • someone  - honorer?
    kenapa sih selalu ribut?sebenarnya salah siapa?...menurut hemat kami,kedua belah
    pihak salah...baik dari honorer sendiri atau bkd...bkd harusnya menyetop
    penerimaan pegawai,karena beban apbn buat bayar pns saja melebihi penerimaan
    devisa sda..apalagi buat anggaran pensiunan yang udah defisit,selain itu untuk
    masyarakat jangan melamar untuk jadi honorer...semakin banyak honorer makin enak
    pns,soalnya pekerjaan yang harusnya untuk mereka jadi berkurang banyak,mereka
    kerja sedikit gaji besar..sementara honorer kerja banyak gaji kuecil....
  • Anonymous
    utamakn cpns anak bendungan,kepada bapk bupati tolong!!!
Only registered users can write comments!